200 Perusahaan Menengah Versi Forbes, Hanya Satu Dari Indonesia

Oleh : Trijaya FM Semarang on 14th September 2009
Bookmark and Share

Jakarta, TRIJAYAFM-SMG.cm – Majalah Forbes melakukan penelitian terhadap sejumlah perusahaan di Asia Pasifik berkategori kelas menengah dalam menghadapi krisis.

Hasilnya, perusahaan tersebut menunjukkan usaha yang luar biasa hebatnya. Walau perusahaan tersebut dalam kategori yang sedang-sedang saja, namun berhasil bertahan dan mengeruk penjualan yang patut diacungkan jempol. Pasalnya, tidak sedikit perusahaan besar justru malah shock dalam menghadapi krisis, lalu tumbang.

Penelitian yang bertajuk “200 Best Under a Billion” ini menunjukkan bahwa perusahaan yang masuk dalam kategori terbaik mencerminkan kegigihan manajemen dalam menghadapi kekacauan ekonomi.

Mereka yang bertahan, antara lain perusahaan yang bergerak di sektor ritel, pakaian, web iklan, dan perawatan kesehatan.
Selain itu, penelitian ini melibatkan 600 perusahaan yang masuk dalam kriteria Forbes.

Penilaian dilihat dari sisi profitabilitas, pertumbuhan, kesederhanaan utang, dan prospek masa depan tahun ini.
Hasilnya, ada 102 daftar perusahaan di tahun ini, dibandingkan dengan 78 pada 2008 dan 67 di edisi pertama Forbes di 2005.

Seperti dikutip Majalah Forbes, Senin (14/9/2009), dari berbagai perusahaan yang masuk dalam katergori, negara asal China, Jepang, dan India adalah negara paling mendominasi. Perusaahaan Indonesia yang masuk dalam kategori adalah PT Bisi International Tbk (BISI).

Berikut daftar 5 perusahaan dari setiap negara yang masuk dalam “200 Best Under a Billion” :

Australia:
1. Ammtec (mining services)
Penjualan USD45 juta, pendapatan USD5 juta, market value USD72 juta.
2. ASG (IT consulting)
Penjualan USD102 juta, pendapatan USD9 juta, market value USD96 juta.
3. ASX (stock exchange)
Penjualan USD428 juta, pendapatan USD254 juta, market value USD4,929 juta.
4. Austal (ship building)
Penjualan USD565 juta, pendapatan USD50 juta, market value USD424 juta.
5. Campbell Brothers (cleaning products)
Penjualan USD639 juta, pendapatan USD74 juta, market value USD1,074 juta.

China-Hong Kong
1. AAC Acoustic Technologies (Moe device parts)
Penjualan USD327 juta, pendapatan USD86 juta, market value USD1,065 juta.
2. AgFeed Industries (Animal feed)
Penjualan USD146 juta, pendapatan USD17 juta, market value USD207 juta.
3. Alibaba.com (Business-to-business Web site)
Penjualan USD440 juta, pendapatan USD177 juta, market value USD12,093 juta.
4. Anhui Huaxing Chemical Industry (Fertilizer, pesticides)
Penjualan USD202 juta, pendapatan USD27 juta, market value USD399    juta.
5. Anhui Tianda Oil Pipe (Steel pipes)
Penjualan USD386 juta, pendapatan USD44 juta, market value USD277 juta.

India
1. AIA Engineering (Industrial equipment)
Penjualan USD201 juta, pendapatan USD34 juta, market value USD500 juta.
2. Allied Digital Services (IT outsourcing)
Penjualan USD74 juta, pendapatan USD11 juta, market value USD164 juta.
3. AurionPro Solutions (computer software)
Penjualan USD54 juta, pendapatan USD8 juta, market value USD61 juta.
4. Bang Overseas (Textiles)
Penjualan USD36 juta, pendapatan USD3 juta, market value USD19 juta.
5. Biocon (Biotech research)
Penjualan USD317 juta, pendapatan USD47 juta, market value USD875 juta.

Indonesia
1. Bisi International (Vegetable farming)
Penjualan USD149 juta, pendapatan USD37 juta, market value USD622 juta

Jepang
1. ABC-Mart Athletic (footwear)
Penjualan USD995 juta, pendapatan USD113 juta, market value USD2,338 juta.
2. Asahi (Bicycle shop chain)
Penjualan USD221 juta, pendapatan USD15 juta, market value USD461 juta.
3. Axell (Gaming machine parts)
Penjualan USD156 juta, pendapatan USD38 juta, market value USD487 juta.
4. DeNA (Online commerce)
Penjualan USD381 juta, pendapatan USD81 juta, market value USD1,489 juta.
5. Digital Hearts (Software debugging)
Penjualan USD34 juta, pendapatan USD4 juta, market value USD161 juta.

Malaysia
1. Coastal Contracts (Marine transportation)
Penjualan USD101 juta, pendapatan USD28 juta, market value USD201 juta.
2. Efficient E-Solutions (IT outsourcing)
Penjualan USD17 juta, pendapatan USD5 juta, market value USD26 juta.
3. ETI Tech (Batteries)
Penjualan USD24 juta, pendapatan USD6 juta, market value USD162 juta.
4. Hai-O Enterprise (Cosmetics)
Penjualan USD122 juta, pendapatan USD15 juta, market value USD122 juta.
5. Kumpulan Fima (Food processing)
Penjualan USD101 juta, pendapatan USD13 juta, market value USD55 juta.

New Zealand
1. NZX (Stock exchange)
Penjualan USD19 juta, pendapatan USD6 juta, market value USD159 juta.

Singapura
1. Boustead (3-D mapping)
Penjualan USD340 juta, pendapatan USD40 juta, market value USD268 juta.
2. Ezra (Oil and gas services)
Penjualan USD267 juta, pendapatan USD174 juta, market value USD680 juta.
3. Midas (Train components)
Penjualan USD100 juta, pendapatan USD23 juta, market value USD491juta.
4. Raffles Education (Education)
Penjualan USD140 juta, pendapatan USD73 juta, market value USD1,079 juta.
5. Thomson Medical Centre (Medical)
Penjualan USD43 juta, pendapatan USD8 juta, market value USD109 juta.

Korea Selatan
1. Choong Ang Vaccine Laboratory (Veterinary vaccines)
Penjualan USD12 juta, pendapatan USD4 juta, market value USD145 juta.
2. CNB Technology (Surveillance equipment)
Penjualan USD83 juta, pendapatan USD12 juta, market value USD67 juta.
3. Com2uS (Moe gaming)
Penjualan USD24 juta, pendapatan USD6 juta, market value USD69 juta.
4. Daejin DMP (Electronic components)
Penjualan USD58 juta, pendapatan USD10 juta, market value USD102 juta.
5. Dongil Industries (Eteel production)
Penjualan USD384 juta, pendapatan USD44 juta, market value USD116 juta.

Sri Lanka
1. John Keells (Industrial conglomerate)
Penjualan USD388 juta, pendapatan USD47 juta, market value USD714 juta.

Taiwan
1. Aces Electronic (Electronic connectors)
Penjualan USD118 juta, pendapatan USD20 juta, market value USD339 juta.
2. Cyntec (Electronic components)
Penjualan USD130 juta, pendapatan USD22 juta, market value USD354 juta.
3. Fortune Electric (Electronic transmission)
Penjualan USD259 juta, pendapatan USD21 juta, market value USD226 juta.
4. King Slide Works (Electronic products)
Penjualan USD78 juta, pendapatan USD24 juta, market value USD399 juta
5. Lumax International (Electronic components)
Penjualan USD171 juta, pendapatan USD15 juta, market value USD149 juta.

Thailand
1. Bangkok Chain Hospital (Hospital operations)
Penjualan USD121 juta, pendapatan USD17 juta, market value USD232 juta.
2. BEC World (Broadcast entertainment)
Penjualan USD253 juta, pendapatan USD83 juta, market value USD1,117 juta.
3. Premier Marketing (Food distribution)
Penjualan USD87 juta, pendapatan USD12 juta, market value USD32 juta.
4. Preuksa Real Estate (Construction development)
Penjualan USD373 juta, pendapatan USD68 juta, market value USD652 juta.
5. Univanich Palm Oil (Palm oil)
Penjualan USD197 juta, pendapatan USD42 juta, market value USD217 juta.(rhs)

Berita Terkait

  1. 26 Perusahaan Di Jateng Ajukan Penangguhan Pembayaran UMK
  2. Cara Menambah Penghasilan & Marketing yang Efektif
  3. Laptop China Merajalela di Indonesia
  4. Luar Negeri Peduli Korupsi Indonesia
  5. Satu Kg Shabu Ditemukan dalam Perut 2 Warga Iran






Headlines News