22 Motif Batik Semarang Telah Dipatenkan

Oleh : Trijaya FM Semarang on 3rd Oktober 2009
Bookmark and Share

Semarang , trijayafm–smg.com – Setelah Unesco mengukuhkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage), dimana  pengukuhan tersebut secara resmi dilakukan di Prancis Jum’at (02/10/09) . Tampaknya Pemerintah Kota Semarang juga tidak tinggaldiam dalam melestarikan warisan budaya ini, yakni dengan cara mematenkan 22 motif batik Semarang, ini di maksudkan untuk melindungi para pengrajin Semarang dari klaim sepihak dari pihak lain.

Kepala Disperindag Kota Semarang, Arief Moelia Edi mengatakan pematenan ke 22 motif batik ini dilakukan secara kolektif  karena terkendala biaya pematenan yang cukup mahal , yakni sekitar Rp. 1 – 2 juta untuk satu motif batik saja, padahal di kota Semarang ini terdapat banyak sekali motif Semarangan yang masih menunggu giliran untuk di patenkan.

Sejak dikenalkan beberapa waktu ke kalayak ramai bahkan sampai ke Luar Negeri , Batik Semarang tampaknya semakin “Booming” sehingga diperlukan perlindungan terhadap motif batik Semarang yang sangat beda jika di bandingkan dengan batik motif Solo, Yogyakarta, atau Pekalongan bahkan batik pesisiran.

Keunggulan sekaligus cirri batik Semarang adalah pada motifnya, batik Semarang menggunakan motif Flora dan Fauna, bahkan dalam perkembangan terkini batik Semarang sekarang mengangkat motif ikon kota Semarang seperti Tugu Muda, Lawang Sewu , serta Legenda – legenda yang ada di kota Semarang misalnya Legenda Jatigaleh , Legenda Lawang Sewu dan masih banyak lagi.

Arief menambahkan saat ini perkembangan industri batik di Kota Semarang  menunjukkan perkembangan yang berarti dan terdapat sekitar 32 pengusaha batik Semarangan yang telah rutin memasarkan produknya. Selain itu Pemkot terus berupaya menggalakkan pelatihan kepada para pengusaha batik, baik berkaitan dengan proses pembuatan, penciptaan keragaman motif, sampai pada perekrutan tenaga kerja , sehingga banyak masyarakat yang tidak saja mengenal batik khas Semarang tapi juga mengenakan batik Semarang ( Adm / Kpa )

Berita Terkait

  1. Jangan Lupa 2 Oktober 2009 Pakai Batik!
  2. 2 Oktober, Masyarakat Indonesia Dianjurkan Pakai Batik
  3. Kondisi Jalan Rusak di Semarang
  4. Internal Demokrat Semarang Tak Punya Visi Menangkan si Manis
  5. Ebet Kadarusman Telah Tiada






Headlines News