Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Solo menyiapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Megawati Soekarno Putri dan salah satu anggota DPR RI, Puan Maharani sebagai juru kampanye (jurkam) bagi pasangan calon wali kota-wakil wali kota, Joko Wiodo-FX Hadi Rudyatmo pada masa kampanye pemilihan wali kota (pilwakot) Solo, pertengahan April mendatang.
“Ibu Mega tetap kami daftarkan sebagai salah satu jurkam, perkara Beliau kersa nopo mboten itu belakangan. Sedangkan Puan pasti sebagai jurkam karena Solo termasuk dapil (daerah pemilihan-red) dia saat bertarung di Pemilu tahun lalu,” kata Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi “Rudy” Rudyatmo di Balai Kota, Jumat (5/3).
Menurut pria yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo itu dalam konsep kampanye mendatang dipastikan akan berubah dibanding kampanye-kampanye sebelumnya.
Kali ini DPC PDIP akan meminta kepada semua ranting untuk menampilkan seni-seni tradisional yang ada di Kota Bengawan ini. Konsep kampanye berbudaya ini dilakukan untuk mengubah image yang menyatakan bahwa kampanye yang dilakukan oleh partai berlambang kepala banteng moncong putih itu selalu ugal-ugalan.
“Kami memang ingin mengubah kampanye yang identik dengan hura-hura. Nanti setiap ranting akan diberikan surat resmi untuk menampilkan kampanye berbudaya,” jelas pria yang juga menjabat Ketua Umum Persis Solo ini.
