Penyanyi dan pencipta lagu yang juga main film Toni Braxton menjadi magnet hari kedua Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) 2010. Meski terjegal masalah teknis dalam pertunjukannya, Bintang dari AS ini tetap memesona para penontonnya.
Braxton, yang kebagian menggelar aksinya di Hall D2 JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (6/3/2010), tampil dengan olah vokal yang yahud dan pakaian seksi nan glamor.
Ia menyapa para penggemarnya dengan lagu-lagu populernya seperti “Love Me Some Him”, “Love Shoulda Brought Your Home”, “Breath Again”, “Let Gonna Get It”, dan “How Could an Angel Break My Heart”.
Namun, sayangnya, sepanjang lagu-lagu itu meluncur, mikrofon yang digunakan oleh Braxton maupun ketiga penyanyi latarnya seringkali mengalami gangguan teknis, yang mengakibatkan suara merdu mereka nyaris tak terdengar dan tertelan oleh musik dari band pengiring yang terdengar menggema dalam Hall D2.
“Apakah kalian tidak bisa mendengar suara saya?” seru Braxton kepada para penonton. Kalimat Braxton itu lalu dibalas dengan lambaian tangan oleh mereka dari kejauhan sebagai tanda bahwa mereka tak bisa mendengar suara Braxton.
Menanggapi hal seperti itu, penyabet enam penghargaan Grammy ini berusaha membayar kekecewaan para penonton dengan mengajak dua dari mereka naik ke panggung untuk bergoyang bersamanya. Ia juga msemberi kejutan pada malam itu. Usai menyanyikan “Let Gonna Get It”, ia tiba-tiba memanggil penyanyi yang juga pencipta lagu Kenny “Babyface” Edmonds untuk bergabung bersamanya.
Sontak ribuan penonton menjadi histeris begitu Babyface, yang dijadwalkan tampil pada Minggu (7/3/2010), mucul dari sisi kiri panggung. Babyface, yang mengenakan stelan jas putih, kemudian ikut bernyanyi dengan Braxton pada bagian refrain lagu.
“Oke sekarang apakah kalian sudah bisa mendengar suara saya?” tanya Braxton lagi. “Nooo!!!” ujar para penonton, yang dibalas dengan senyum manis Braxton. “Oke, kalau saya berdiri di sini, apakah sudah bisa terdengar?” sambung Braxton. Namun, lagi-lagi mereka berujar, “Nooo!”
Ia pun kembali berusaha mengobati kekecewaan mereka. Ia turun dari panggung untuk menyanyikan “Please” dan “Breath Again”. Sambil menyanyi, ia menghampiri dan menyalami beberapa penonton seolah ia berpamitan.
Begitu Braxton berpamitan, seisi ruang Hall D2 JIEXPO langsung menggemuruh meminta lagu tambahan dari Braxton. “We want more… We want more,” seru mereka.
Tak perlu waktu lama untuk meminta Braxton kembali ke panggung. Penyanyi yang mengawali karier musiknya di bawah grup musik The Braxton ini muncul lagi sesudah berganti pakaian, mengenakan gaun putih panjang. Sebuah lagu pemungkas yang ditunggu-tunggu akhirnya dilantunkannya malam itu. Apalagi kalau bukan “Unbreak My Heart”, yang tentunya menjadi klimaks di akhir pertunjukan. (kompas)
