Aksi unjuk rasa kembali mengusik ketenangan kota Semarang. Jika sebelumnya wajah transportasi di kota metropolitan ini, disuguhi permasalahan yang tak kunjung selesai dari awak angkutan Mangkang Terboyo, siang ini giliran awak angkutan Rejomulyo Banyumanik menuai protes. Dengan mendatangi kantor balaikota Semarang, belasan serikat pekerja transportasi Rejomulyo Banyumanik ini berunjuk rasa merasa menjadi korban atas beroperasinya angkutan dalam provinsi terutama dari jalur selatan yang seringkali memanfaatkan trayeknya untuk mengangkut penumpang di jalur kota Semarang. Kondisi ini mau tidak mau membuat mereka kian gerah pendapatan turun sehingga mereka perlu mendesak pemerintah kota semarang untuk mencabut SK Walikota tahun 2002 tentang penetapan rute AKDP jalur selatan ini.
Sebagai solusi persoalan ini, mereka juga mendesak pemerintah kota semarang melakukan penertiban dengan memberlakukan sistem jalur transportasi khusus bagi angkutan jalur selatan baik dari kabupaten Semarang maupun kota Salatiga. Mereka angkutan dari luar kota semarang ini hanya dapat masuk hingga ke pinggiran kota semarang melintasi jalur tol sebelum akhirnya masuk ke terminal Terboyo. Dengan demikian, menurut mereka tidak akan ada lagi yang dirugikan. (Eliza Edo)
