Yaounde – Senin (21/6) kemarin, tim pencari menemukan puing pesawat di hutan Republik Kongo yang membawa beberapa eksekutif senior tambang Australia. Menteri Informasi Issa Tchiroma Bakary menjelaskan, untuk sekarang ini, antara 9 atau 10 mayat telah diselamatkan. Bakary juga mengatakan, bahwa mayat-mayat tersebut belum dikenali.
Pencarian dilancarkan pada akhir pekan lalu ketika pesawat pribadi tersebut dilaporkan hilang.
Para pejabat penerbangan telah kehilangan kontak dengan pesawat itu pada hari Sabtu sekitar satu jam setelah pesawat terbang dari Yaounde dalam perjalanan ke Yangadou di bagian baratlaut Republik Kongo.
Pemerintah juga sedang menunggu untuk meneliti kotak hitam pesawat baling-baling CASA C212 untuk mengetahui pemicu pesawat tersebut jatuh 10 Km di perbatasan Kongo dengan Kamerun. (Asti).
