Pilwakot 2010 News
SEMARANG,-Protes calon perseorangan bakal calon walikota semarang 2010, boleh saja berlanjut ke tahapan yang lebih serius masuk ke ranah hukum. Meski demikian/ sikap KPU Kota Semarang, sampai hari ini tetap saja bersikukuh kepada keputusan awal, menolak untuk meloloskan para bakal calon perseorangan ini masuk dalam ajang Pilwalkot Semarang 2010. Ketua
SEMARANG.-Tak puas hanya mendapatkan dukungan keputusan Panwas Pemilu Kota Semarang/ sejumlah calon perseorangan Pilwalkot Semarang 2010, siang tadi, kembali menagih janji. Kali ini, bedanya, mereka mendatangi kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, untuk terus menindaklanjuti gagalnya langkah mereka maju sebagai calon pasang walikota dan wakil walikota semarang. Masih mengusung isu pelanggaran
Mur Aris Sutoto-Helvis calon pasangan Walikota-wakil walikota yang digandeng oleh aliansi 22 Papol, gagal memenuhi syarat dukungan untuk maju di Pilkada Kota Semarang karena hanya mengantongi 7,897 persen suara. Ketua KPU Kota Semarang, Hakim Junaedi, di Semarang, Sabtu, (6/3/2010). Ia menjelaskan, enam di antara 22 parpol yang sebelumnya menandatangani dukungan
Seorang bakal calon yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang untuk ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Semarang 2010 hingga saat ini belum menyerahkan ijazah. “Ada seorang bakal calon yang ijazahnya hilang. Sebelas di antara 12 bakal calon telah menyerahkan ijazah ke KPU,” kata Divisi Hukum, Pengawasan, Kampanye,
Pasangan calon walikota – wakil Walikota Semarang Hj Harini Krisniati-Ari Purbono mendapat restu dari para pejuang veteran kemerdekaan. Harini-Ari diterima oleh Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) H Haryono, Ketua Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) Sutarto, Ketua Veteran H Suhartono, Ketua Pertempuran Lima Hari Semarang Sudiyono, dan HM Untung Suwardi selaku
Gabungan 22 Partai Politik yang menamakan diri Aliansi 22, mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyerahkan berkas pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Mur Aris Sutoto-Helvis Endang Priyadi, yang di usung mereka. Kedatangan Aliansi ini diterima oleh Divisi Hukum, Pengawasan, Kampanye, dan Pencalonan KPU Kota
SEMARANG – Panwas Pemilu Kota Semarang, hari ini, tetap tak bisa menjembatani kepentingan para bakal calon perseorangan, untuk masuk dalam perebutan kursi Pilwalkot Semarang 2010, setelah terganjal adanya persyaratan pemberian dukungan suara, sesuai aturan RT/ RW terkecil. Meski telah melakukan fasilitasi dengan pihak – pihak yang berkepentingan, baik
SEMARANG – Empat birokrat lingkup pemerintah kota Semarang resmi terjun ke kancah politik dengan maju dalam Pilwalkot Semarang 2010, secara bersamaan, jelas menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat kota Semarang yang melihatnya. Akankah kinerja pemerintah kota semarang, membuka awal tahun 2010 ini menjadi kian lebih baik , kian
SEMARANG – Sehari usai deklarasi, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Soemarmo HS – Hendi Hendrar Prihadi (Marhen) menggiatkan silaturahim ke berbagai elemen masyarakat. Kawasan Johar sebagai pasar tradisional terbesar di Kota Semarang menjadi tempat kali pertama jujugan pasangan yang diusung PDIP itu, Senin (15/2). Di tempat tersebut
Rudy Sulaksono dan Eko Tjiptartono bakal calon perseorangan yang merasa terganjal oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Semarang 2010 mengadu ke Panitia Pengawas Pemilu Kota Semarang. Yunan menjelaskan, keduanya mengaku dipersulit oleh KPU untuk maju sebagai calon perseorangan dan meminta kepada Panwaslu untuk menindaklanjutinya.